Panduan Lengkap Mengaktifkan Cloud Backup di Microsoft Authenticator

Table of Contents

 Microsoft Authenticator adalah salah satu aplikasi autentikasi dua faktor (2FA) yang paling populer, membantu pengguna mengamankan akun mereka dengan kode OTP atau verifikasi berbasis notifikasi. Salah satu fitur penting yang ditawarkan adalah Cloud Backup, yang memungkinkan pengguna mencadangkan informasi akun mereka sehingga dapat dipulihkan jika terjadi kehilangan atau pergantian perangkat.

Artikel ini akan membahas secara mendetail cara mengaktifkan Cloud Backup di Microsoft Authenticator, perbedaan antara perangkat iOS dan Android, serta tips penting untuk memastikan proses cadangan dan pemulihan berjalan lancar.

Microsoft Authenticator

Mengapa Cloud Backup di Microsoft Authenticator Penting?

Sebelum masuk ke langkah-langkah teknis, penting untuk memahami mengapa fitur ini sangat berguna:

  1. Mencegah Kehilangan Akses Akun – Jika ponsel hilang, rusak, atau diganti, semua akun yang terdaftar di Microsoft Authenticator dapat dipulihkan dengan mudah.
  2. Migrasi ke Perangkat Baru – Tanpa backup, pengguna harus mendaftarkan ulang setiap akun secara manual, yang bisa memakan waktu dan berisiko jika tidak memiliki akses ke email atau nomor telepon lama.
  3. Keamanan Lebih Tinggi – Backup disimpan secara terenkripsi di iCloud (untuk iOS) atau Microsoft Cloud (untuk Android), sehingga hanya pemilik akun yang bisa mengaksesnya.

Namun, perlu diperhatikan bahwa backup tidak bisa dipindahkan antar-platform—misalnya, dari iOS ke Android atau sebaliknya.

Cara Mengaktifkan Cloud Backup di Microsoft Authenticator

Prosesnya berbeda sedikit antara perangkat iOS dan Android. Berikut panduannya:

1. Untuk Pengguna iOS (iPhone/iPad)

Microsoft Authenticator di iOS menggunakan iCloud sebagai penyimpanan backup. Pastikan:

  • Anda masuk ke iCloud dengan Apple ID yang sama di perangkat.
  • Fitur iCloud Backup aktif.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka Pengaturan iPhone → cari "iCloud" dan pastikan "Back Up This iPhone" aktif.
  2. Di bagian "Apps Using iCloud", pastikan Microsoft Authenticator diaktifkan.
  3. Buka aplikasi Microsoft Authenticator → klik ikon ⚙ (Settings) di pojok kanan bawah.
  4. Aktifkan "Cloud Backup" dan pilih akun Microsoft pribadi sebagai tempat penyimpanan backup.
  5. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.

Catatan: Mulai September 2025, backup di iOS akan menggunakan iCloud Keychain, bukan akun Microsoft.

2. Untuk Pengguna Android

Di Android, backup disimpan di Microsoft Cloud dan memerlukan akun Microsoft pribadi.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka Microsoft Authenticator → klik ⚙ (Settings).
  2. Aktifkan "Cloud Backup" dan pilih akun Microsoft untuk menyimpan data.
  3. Klik OK untuk konfirmasi.

Catatan: Jika Anda salah memilih akun backup, hapus dan buat ulang cadangan dengan akun yang benar.

Apa yang Tercadangkan dan Tidak Tercadangkan?

Tidak semua jenis akun disimpan sepenuhnya dalam backup. Berikut detailnya:

Jenis Akun Data yang Tercadangkan Keterangan
Akun Microsoft Pribadi - Kode OTP (TOTP)
- Nama akun
Jika menggunakan passwordless login, harus login ulang saat restore.
Akun Sekolah/Kantor Hanya nama akun Harus login ulang dan verifikasi ulang.
Akun Pihak Ketiga (Google, Facebook, dll.) Kode OTP (TOTP) Kode akan berfungsi setelah restore.

Perubahan Terkini (2025):

  • Fitur autofill password dihentikan sejak Juli 2025.
  • Mulai Agustus 2025, kata sandi tidak lagi disimpan di Authenticator.

Cara Memulihkan Akun dari Backup

Jika Anda mengganti perangkat, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Instal Microsoft Authenticator di perangkat baru.
  2. Jangan login dulu—langsung pilih "Begin Recovery" atau "Pulihkan dari Cadangan".
  3. Masuk dengan akun Microsoft yang digunakan untuk backup.
  4. Semua akun akan muncul, tetapi beberapa mungkin memerlukan verifikasi tambahan (misalnya, scan QR code untuk akun kerja/sekolah).

Peringatan:

  • Jika sudah login sebelum memulihkan, hapus semua akun terlebih dahulu.
  • Backup tidak bisa dipindahkan dari iOS ke Android atau sebaliknya.

Tips Tambahan untuk Penggunaan Microsoft Authenticator

  1. Periksa Backup Secara Berkala – Pastikan cadangan masih aktif dan akun Microsoft/iCloud yang digunakan masih valid.
  2. Gunakan Akun Pemulihan yang Aman – Pastikan akun Microsoft/iCloud memiliki 2FA dan email pemulihan untuk menghindari terkunci.
  3. Hapus Backup Lama Jika Tidak Digunakan – Jika mengganti perangkat atau akun backup, hapus cadangan lama untuk keamanan.
  4. Siapkan Metode Login Alternatif – Selain Authenticator, gunakan kode backup, SMS, atau email untuk menghindari kehilangan akses.

Kesimpulan

Mengaktifkan Cloud Backup di Microsoft Authenticator adalah langkah penting untuk memastikan semua akun 2FA Anda tetap aman dan dapat dipulihkan. Meskipun prosesnya sederhana, pastikan untuk:

  • Memilih akun backup yang tepat (Microsoft untuk Android, iCloud untuk iOS).
  • Memahami batasan backup (tidak semua akun bisa dipulihkan sepenuhnya).
  • Memeriksa cadangan secara berkala untuk memastikan data tetap aman.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa menghindari masalah kehilangan akses akun penting saat berganti perangkat atau mengalami kehilangan ponsel.

🔐 Backup hari ini, amankan masa depan digital Anda!

Posting Komentar