Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mudah Mengatasi HP Android Lemot Menjadi Ngebut, Dijamin Ampuh!

 Pada postingan kali ini Babang akan membagikan cara untuk mengatasi smartphone Android yang lemot, tanpa panjang lebar langsung simak saja dibawah ini

Penyebab HP Android Lemot



Saat sebelum kalian mengetahui cara untuk menangani HP Android yang lemot, kalian baiknya harus mengerti beberapa penyebab masalah utama HP Android bisa menjadi lemot.

Pertama, bisa jadi sebab kalian sangat banyak menginstall aplikasi di smartphone Android kalian. Dengan kondisi begini, HP Android kalian kehilangan memory untuk menyimpan aplikasi tersebut.

Kedua, karena mengkonsumsi RAM sudah nyaris melebihi batasan kapasitas. Lebih baik jangan membuka aplikasi berat yang bersamaan bila RAM di HP kalian kecil.

Ketiga, telalu banyak aplikasi yang berjalan. Kadangkala banyak pengguna smartphone yang lupa mematikan aplikasi yang lagi berjalan. Oleh sebab itu memori RAM jadi penuh dan HP mu jadi lebih lelet.

Cara Mengatasi Android Lemot


Banyak cara menanggulangi Android yang lemot, bisa jadi beberapa cara yang akan Babang sebutkan ini pernah kalian lakukan. Walaupun dicoba sebab alasan lain, sebenarnya bisa jadi hal itu memang wajib kalian lakukan secara berkala.

Apa saja cara menangani Android lemot yang dapat dicoba untuk memelihara performa Android kalian?

1. Perhatikan Jumlah Memori


Tiap smartphone dibekali dengan spesifikasi memori yang berbeda. Tidak hanya RAM, kapasitas memori internal pula pengaruhi performa smartphone loh. Dikala memori internal yang ada tinggal sedikit, sehingga HP Android jadi lemot.

Makanya, untuk menanggulangi Android lemot hendaknya kalian jauhi menyimpan banyak data sampai memenuhi memori internal.

Bila kalian kerap menaruh banyak data di smartphone, upayakan untuk membeli smartphone yang dibekali support kartu memori. Ataupun beli smartphone yang dibekali memori internal besar.

2. Pakai Aplikasi Serbaguna


Awalny ingin meng-install banyak aplikasi yang malah membuat memori internal jadi penuh, mending install satu aplikasi tetapi mempunyai banyak guna. Bila Android kalian telah di- root, salah satu aplikasi multifungsi yang Babang gemari merupakan Apps2SD.

Sebab dalam satu aplikasi kalian dapat memperoleh guna yang banyak, semacam partisi SD Card, backup aplikasi, link aplikasi ke memory card, dan yang lain. Bila smartphone kalian belum di-root, kalian dapat mendapatkan banyak fungsi dan manfaat yang sama di aplikasi Clean Master.

Atau beberapa smartphone sudah terinstall aplikasi bawaan untuk membersihkan sampah di dalam smartphone jadi kamu tidak perlu meng-install nya lagi.

3. Pakai 1 Aplikasi Antivirus 1 Saja


Bila kalian merupakan pengguna yang yakin dengan peranan antivirus di smartphone Android, hendaknya perhatikan tentang ini. Nyaris sama dengan aplikasi bawaan sistem, aplikasi antivirus terus berjalan di latar belakang.

Akibatnya RAM kalian jadi boros, dan performa Android jadi lemot. Dapat dibayangkan bila kalian meng-install lebih dari satu aplikasi antivirus di Android kalian, kan?

Akan tetapi sekarang sudah banyak aplikasi antivirus bawaan dari sistem sehingga kamu tidak perlu meng-install lagi di smartphone kamu.

4. Auto Kill


Kalian yang kerap melakukan multi tasking di Andoid, tentu sudah terbiasa mendeteksi banyak aplikasi yang aktif di Recent Apps. Akibat lanjutan saat banyak aplikasi yang berjalan di Recent Apps yaitu RAM terus menjadi sesak, dan Android jadi lemot.

Untuk menghindarinya coba kalian pakai fitur Auto Kill. Fitur ini bakal membuat aplikasi tidak bisa berjalan di latar belakang, sehingga Android kalian tidak bakal lemot.

5. Pakai Aplikasi Berbayar


Memakai aplikasi gratisan memanglah nyaman. Sebab tanpa kalian harus mengeluarkan sepeserpun uang, kita dapat mencoba beberapa fitur keren yang terdapat di aplikasi yang terinstall. Tetapi, mengerti kah kalian kalau meng-install aplikasi gratisan itu sama dengan HP kamu siap jadi kelinci percobaan?

Sebab dengan kalian membagikan aplikasi gratisan inilah yang membuat pengembang bakal memperoleh banyak review untuk mengenali bugs apapun yang terdapat di aplikasinya.

Tidak hanya jadi kelinci percobaan, memakai aplikasi gratisan pula dapat membuat Android lemot sebab banyaknya iklan yang disematkan di dalamnya.

6. Selalu Update Software


Tiap terdapat pemberitahuan pembaharuan aplikasi, segera lakukan pembaharuan. Hal ini bertujuan untuk segera membetulkan permasalahan yang dibawa oleh sistem sebelumnya. Sebab sudah bisa kalian dipastikan update itu bertujuan untuk memberikan pengalaman dan fitur yang lebih baik dari sebelumnya.

Walaupun kadangkala ditemui realitas kalau sehabis pembaharuan malah semakin buruk, tetapi pihak pengembang tentu tidak bakal diam saja bila memang ditemui terdapat permasalahan pada sistemnya. Selalu sempatkan waktu untuk memeriksanya di menu Settings - About - System Update kemudian pilih Check for Updates.

Hal ini pula berlaku untuk aplikasi yang kalian pakai. Saat ada pemberitahuan pembaharuan aplikasi di Google Play Store, sempatkan waktu untuk segera melakukan pembaharuan. Cek aplikasi yang memerlukan update pada tab My Apps & Games di Google Playstore.

7. Mengurangi Pemakaian Widget


Bukan hanya memperindah tampilan homescreen Android kalian, tetapi Widget pula bermanfaat sebagai jalur pintas untuk memantau bermacam aplikasi tanpa harus membuka aplikasi terkait.

Walaupun membuat Android kalian nampak indah dan mempercepat akses ke aplikasi, tetapi hal ini pula bakal menyita konsumsi RAM yang lebih besar. Akibatnya, HP Android kalian jadi lelet.

Karena dari itu, kurangi pemakaian Widget untuk menanggulangi HP Android menjadi lemot.

8. Hapus atau Hentikan Aplikasi Yang Tidak Terpakai


Memang dengan banyaknya aplikasi baru yang berada di Google Playstore selalu bisa menarik kita untuk mencoba aplikasi tersebut. Tanpa disadari, banyak aplikasi yang cuma menarik di awal saja atau malahan ternyata mempunyai fungsi yang sama dengan aplikasi yang kita pasang sebelumnya.

Akibatnya, ruang penyimpanan di Android kalian jadi tersita oleh aplikasi yang sesungguhnya tidak bermanfaat. Maka untuk menjaga supaya Android kalian tetap cepat, hapus aplikasi-aplikasi yang tidak terpakai atau mempunyai fungsi sama tersebut.

Kadangkala, memang sebagian aplikasi tidak bisa dihapus sebab merupakan bawaan sistem. Dan yang paling menyebalkan adalah fakta kalau kadangkala aplikasi-aplikasi bawaan sistem itu terus berjalan walaupun tidak diperlukan, sehingga komsumsi RAM dan memperlambat Android kalian.

Untuk bisa menghentikannya, kalian harus membuat aplikasi- aplikasi tersebut menjadi Disable, dengan cara masuk ke Settings - Apps, kemudian pada menu tab Running pilih aplikasi yang sudah tidak kalian butuhkan, dan pilih Disable.

9. Mengurangi atau Matikan Animasi di Android Kamu


Animasi merupakan salah satu penyebab RAM di perangkat Android semakin penuh. Nah, cara untuk menanggulangi Android lemot berikutnya yaitu dengan masuk ke menu Setting - Developer Options.

Untuk bisa mengurangi ataupun mematikan animasi di HP Android supaya smartphone Android kalian tetap cepat, kalian dapat mengaturnya di Settings - Developer Options, kemudian kalian ganti nilai dari Windows animation scale, Transition animation scale, dan Animator duration scale ke nilai terkecil, atau bisa kalian off sekalian.

10. Bersihkan Cache Data


Cache merupakan tempat menyimpan data sedangkan dari aplikasi yang sedang atau pernah kalian pakai. Dengan terdapatnya cache di Android, kalian bakal dengan cepat membuka aplikasi yang tadinya sempat digunakan. Tetapi, dibalik kegunaannya tersebut, cache yang selalu dibiarkan menumpuk bakal membuat HP Android kalian jadi sangat lemot.

Cara menanggulangi android yang lemot sebab cache menumpuk ini yaitu dengan selalu membersihkan cache dari tiap aplikasi yang kerap kalian pakai. Triknya, masuk Settings- Apps - All kemudian cari aplikasi yang hendak dibersihkan cache-nya, dan pilih Clear Cache. Atau, kalian pula bisa juga sekalian membersihkan cache pada HP Android kalian lewat menu Settings -  Storage - Cached Data, dan pilih OK saat terdapat pop up.

11. Bersihkan Cache Partition


Berbeda dengan cache data aplikasi, cache partition bermanfaat untuk menyimpan proses- proses yang dijalankan oleh sistem, sehingga bakal memacu Android kalian untuk bisa segera digunakan sehabis mematikan ataupun melakukan Restart perangkat.

Tetapi, semakin lama cache partition bakal terus menumpuk di latar belakang dan memperlambat kinerja HP Android kalian. Untuk melindungi supaya Android kalian tetap cepat, kalian dapat menghapus cache partition sebulan sekali dengan masuk ke Recovery Mode, kemudian pilih Wipe Cache Partition.

12. Matikan Auto-Sync


Cara menanggulangi Android lemot berikutnya yaitu dengan cara mematikan auto-sync. Untuk tetap tersambung dengan seluruh akun yang terpasang di Android kalian, fitur Auto-Sync wajib diaktifkan.

Tetapi hal ini berakibat besar pada kinerja Android kalian. Sehingga mematikan Auto- Sync sangat berguna untuk ngatasi Android kalian yang lemot, tetapi berakibat kalian harus manual untuk membuka aplikasi seperti Email ataupun Calendar.

13. Pakai Launcher Lain


Salah satu kelebihan yang dimiliki dari HP Android yang membuatnya banyak digunakan yaitu kemudahan kalian untuk melakukan kustomisasi pada tampilan. Bila sudag bosan dengan tampilan bawaan perangkat HP Android, kalian dapat coba memakai aplikasi Launcher lain.

Tidak hanya berubah suasana, mengubah launcher pula bermanfaat untuk menanggulangi Android kalian yang terasa lemot berkat UI bawaannya.

14. Lakukan Factory Reset


Bisa jadi sebagian di antara kalian telah sering melakukan Factory Reset. Bisa jadi kalian melakukannya cuma sebab terdapatnya permasalahan pada Android kalian. Sementara itu Factory Reset ini sangat direkomendasikan untuk dicoba secara berkala.

Hal ini bertujuan untuk membersihkan semua yang bertumpuk di Android kalian. Kalian dapat melaksanakan Factory Reset lewat menu Settings - Backup & reset - Factory data reset.

15. Pakai Custom ROM


Tidak hanya memakai aplikasi launcher di smartphone Android, salah satu bentuk kustomisasi HP Android yang dapat kalian lakukan yaitu bisa dengan memakai custom ROM. Dengan memakai custom ROM, kalian pula jadi dapat menikmati ROM lain yang sudah ditingkatkan performanya, sekaligus juga mencoba sistem operasi terkini bila ternyata pihak vendor tidak lagi sediakan pembaharuan sistem operasi untuk perangkat Android yang kalian pakai.

Jadi itulah beberapa cara untuk mengatasi HP Android yang lemot menjadi ngebut kembali seperti baru, semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Posting Komentar untuk "Cara Mudah Mengatasi HP Android Lemot Menjadi Ngebut, Dijamin Ampuh!"

Berlangganan via Email