Rabu, 27 Maret 2019

Ternyata Antivirus Tidak Efektif Bersihkan Ponsel Android, Ini Buktinya!

Sumber gambar: Comodo Antivirus
Apakah benar antivirus tidak efektif untuk bersihkan ponsel Android? Pernahkah kamu mengalami HP Android kamu terkena virus tetapi setelah menggunakan antivirus walaupun virusnya berhasil dihapus namun tidak ada efek apapun pada smartphone kamu.

Jika kamu merasa aman setelah meng-install antivirus di smartphone Android kamu, mungkin kamu harus berpikir dua kali ya.

Karena baru-baru ini ada penelitian yang memberitahukan bahwa antivirus tidak efektif untuk membersihkan virus di smartphone Android.

Penelitian itu telah dilakukan oleh perusahaan penguji antivirus yang berasal dari Austria, yaitu AV-Comparatives.

Inilah hasil penelitiannya.

Bukti-bukti Antivirus Tidak Efektif Bersihkan Smartphone Android
sumber gambar: Android Central

Dalam penelitiannya, AV-Comparatives telah melalukan pengujian aplikasi antivirus sebanyak 250 aplikasi yang berada di Google Playstore.

Antivirus yang telah diuji di antaranya MCAfee, AVG, Avast, Google Play Protect, ESET, DU Master, BitDefender, Ceetah Mobile, Falcon Scurity Lab, VSAR, dan MalwareBytes.

Para peneliti mengetes setiap antivirus dengan uji coba 2000 ancaman malware dan virus yang paling umum.

Tes dilakukan oleh peneliti secara manual dan otomatis dengan menggunakan smartphone Android sungguhan, tidak menggunakan emulator dan semacamnya.

1. Aplikasi Antivirus di Smartphone Android tidak melakukan apapun.

Sebetulnya ada beberapa aplikasi antivirus yang memblokir aplikasi yang mengandung virus atau malware.

Namun, hasil dari beberapa penelitian tersebut membuktikan bahwa aplikasi antivirus di Ponsel Android sama sekali tidak melakukan apapun untuk mengecek aplikasi berbahaya.

Aplikasi antivirus tersebut hanya menandai aplikasi yang berbahaya tanpa tindakan apapun. Sehingga banyak aplikasi yang mengandung virus dan malware berhasil lolos dan merusak ponsel Android yang kamu miliki.

Beberapa antivirus memang melakukan proses scan dan menampilkan progress bar selama proses scan. Akan tetapi, antivirus tersebut hanya menghitung berapa banyak aplikasi yang terinstal di smartphone Android kamu.

2. Aplikasi Antivirus Sering Salah Mengenali Malware.

Bukti antivirus di smartphone Android tidak efektif selanjutnya adalah kebanyakan aplikasi antivirus seringkali salah mengenali aplikasi sebagai virus atau malware.

Bahkan ada beberapa kasus, antivirus yang sudah diteliti menandai dirinya sendiri sebagai aplikasi yang berbahaya.

Hal itu disebabkan karena si pembuat aplikasi antivirus tersebut tidak memasukan aplikasi mereka sendiri ke dalam whitelist yang sudah mereka buat.

Ada beberapa aplikasi antivirus yang meloloskan file atau aplikasi yang di awali dengan "com.adobe".

Hal itu cukup berbahaya, karena menyebabkan hacker mudah membuat virus dengan nama atau ekstensi yang persis sama seperti file yang tidak berbahaya, sehingga file tersebut mudah sekali masuk ke smartphone Android kamu.

3. Dari Total 250 aplikasi antivirus, hanya 80 antivirus yang bekerja dengan baik

Dari 250 aplikasi antivirus yang telah diuji coba, tercatat hanya ada 80 aplikasi antivirus yang mampu mendeteksi lebih dari 30% serangan 2000 jenis ancaman virus atau malware yang telah digunakan sebagai bahan uji coba.

Padahal, virus atau malware yang digunakan oleh AV-Comparatives untuk bahan uji coba adalah virus yang biasa muncul pada tahun 2018.

Yang diharapkan dari riset tersebut adalah kesuksesan tingkat deteksi antivirus terhadap virus atau malware sekitar 80%-90% namun kenyataannya hanya bisa mencapai 30% saja.

Tips Supaya HP Android Kamu Terbebas Dari Virus dan Malware.

Virus, Malware dan sejenisnya bisa membuat HP Android kamu rusak, seperti data tidak bisa terbuka, bahkan bisa hilang.

Karena itu, tentu kamu tidak ingin HP kesayanganmu terkena virus kan?

Nah, Babang akan bagikan tips supaya HP Android kamu terhindar dari virus dan malware.

1. Jangan pernah Install Aplikasi yang mencurigakan.
Sangat direkomendasikan untuk kamu, jangan pernah mencoba install aplikasi yang mencurigakan. Biasanya Google Play Protect akan mendeteksi jika ada aplikasi yang mencurigakan.

Kalau kamu pernah download dan install aplikasi yang mengandung virus dan malware, baiknya kamu langsung uninstall saja dari pada menunggu virusnya terhapus oleh antivirus.

2. Cek Nama Developer (Pengembang) Aplikasi.
Perlu kamu tahu, bahwa banyak sekali aplikasi palsu yang beredar di Google Playstore.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya kamu cek nama developer atau pengembang apakah itu asli developer aplikasi tersebut atau bukan, sebelum kamu download dan install aplikasi tersebut.

Untuk mengecek apakah developer itu asli atau bukan silahkan kamu browsing di Google untu memastikan developer aplikasi yang ingin kamu install. Biasanya developer asli memiliki website resmi untuk aplikasi tersebut.

3. Baca Review dan Rating Aplikasi
Sebelum kamu download dan install aplikasi tersebut ada baiknya kamu melihat review dan rating aplikasi tersebut.

Dengan membaca review dan melihat rating aplikasi tersebut. Kamu bisa mengetahui apakah aplikasi tersebut bagus atau jelek, jika banyak review yang jelek baiknya kamu cari aplikasi lain yang lebih bagus.

4. Lakukan Pembaruan Sistem Operasi secara rutin.
Kamu harus rutin melakukan pembaruan sistem operasi jika ada notifikasi pembaruan.
Karena pembaruan sistem operasi memungkinkan perbaikan beberapa bug dan peningkatan sistem keamanan terhadap virus atau malware.

5. Jangan sembarangan membuka situs / website
Tips untuk terhindar dari virus yang terakhir adalah jangan sembarangan membuka situs atau website. Apalagi situs tersebut banyak sekali iklan-iklan yang mungkin terdapat virus atau malware jika kamu mengeklik iklan tersebut.

Kesimpulan
Meskipun banyak penelitian membuktikan bahwa aplikasi antivirus tidak efektif. Namun, tidak ada salahnya kamu untuk menginstall antivirus di Android kamu.
Bahkan antivirus yang terbaik, termahal, dan terbagus di dunia pun bisa terkecoh dengan virus atau malware, karena perkembangan virus itu sendiri begitu pesat.

Yang paling terpenting adalah kamu harus rajin mem-backup data-data penting yang kamu miliki secara rutin. Jika tiba-tiba HP Android kamu terserang virus, kamu tidak khawatir karena sudah ada backup data.